Pameran Pendidikan atau Lokon Education and Exhibition (LEE) Kamis, 13 Oktober 2016

Konjen Australia dan Akbar Tanjung ke Lokon

"Konsulat Jendral Australia Richard Mathews, dan Akbar Tanjung bersama ibu-ibu Yayasan Warna-Warni Jakarta.

SMA Lokon Koleksi Prestasi 2016

The Best Design Themes TIFF 2016, Juara III Basket Putra Rex Mundi Cup 2016, Juara II Tim Journalist Rex Mundi Cup.

Marching Band Lokon Meriahkan TIFF2016

Marching Band SMA Lokon, tampil memukau pada gelaran Tomohon International Festival Flower 2016 di Tomoghon.

Dari Festival Panas Bumi

Pemkot Tomohon menggelar Festival Panas Bumi, Tomohon Linow Lake, Tournament of Flowers, Festival Kuliner, Fashion Flower Carnival dalam rangka TIFF.

KKN UGM Memotivasi Siswa Lokon

Kedatangan para mahasiswa KKN PPM (Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pengabdian Masyarakat) pos Kakaskasen dan pos Leilem, Tomohon.

22 Agustus 2016

KKN PPM UGM Memotivasi Siswa Lokon

Mahasiswa KKN PPM Posko Kakaskasen

LOSNITO NEWS - SMA Lokon sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan para mahasiswa KKN PPM (Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pengabdian Masyarakat) pos Kakaskasen dan pos Leilem, Tomohon.

Pos KKN UGM di Kakaskasen


Sosialisasi UGM

Siswa Berminat masuk UGM

Penjelasan UGM di Minitheatre


Pos KKN UGM di Leilem 

Ada 25 mahasiswa KKN PPM UGM yang terdiri dari jurusan Teknik Geologi, Teknik Geodesi, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, Geografi, Ilmu Komunikasi, Sosisologi, Ilmu Hubungan International, Pembangunan Sosial, Filsafat, Hukum, Manajemen, Teknik Industri Pertanian.

Kubah MT. Lokon Observatory

Rapat Persiapan Festival Panas Bumi
"Kami berharap SMA Lokon ikut terlibat dalam kegiatan Festival Panas Bumi, termasuk di dalamnya mengikuti Lomba Cerdas Cermat Kebumian dan menyediakan untuk kegiatan lomba" harap Fitria Yusrifa, sebagai koordinator didampingi oleh Dominikus di lobby SMA Lokon.

Teleskop Mt. Lokon Observatory
Sebelumnya rombongan mahasiswa KKN UGM pos Leilem, telah datang dan bertatap muka dengan siswa-siswi baru SMA Lokon yang sedang mengadakan pengenalan kampus siswa baru SMA Lokon (11/8). Kehadiran KKN UGM ini memotivasi para siswa untuk merencanakan studinya setelah lulus SMA kelak.



Marching Band SMP Lokon 2016





LOSNITO NEWS - Marching Band SMP Lokon St. Nikolauas unjuk kebolehan dalam pawai HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-71 di pusat kota Tomohon, Senin (8/8/2016).

20 Agustus 2016

Dari Festival Panas Bumi Hingga Pawai Pembangunan

YPL -Sulut - UGM


LOSNITO NEWS - Bulan Agustus menjadi bulan penuh, "iven" di kota Tomohon. Di kota sejuk ini Pemkot menggelar berbagai iven yang tujuannya mendongkrak pariwisata dan otomatis dapat menambah pundi-pundi untuk PAD.


Dalam rangka Tomohon International Flower Festival 2016, Pemkot menggelar banyak iven. Sebut saja, Festival Panas Bumi ke-2 (5/8), Tomohon Linow Lake ke-2 (6/80, Tournament of Flowers (8/8), Festival Kuliner, Fashion Flower Carnival (8/8).

Festival Panas Bumi

Potensi panas bumi Lahendong Tomohon dan Minahasa Sulut, berada pada ketinggian 750 mdpl dengan bentang alam yang indah. "Fumarol, mata air panas, kolam, gunung lumpur, bebatuan teralterasi satu sama lain. 40% kebutuhan listrik Sulut berasal dari lapangan panas bumi Lahendong" kata Bu Dr. Pri Utami, PhD, dosen UGM sekaligus dosen Pembimbing Lapangan bagi KKN PPM UGM 2016.

Festival Panas Bumi yang digelar 4-5 Agustus 2016 di seputaran dana Linow, merupakan manifestasi dari pemanfaat sumber daya energi panas bumi untuk industri, pariwisata dan pendidikan. Karena itu, "Kehadiran sebuah taman Pendidikan Panas Bumi diperlukan sebagai sarana pembelajaran yang bersifat rekreasional untuk meningkatkan pengetahuan terhadap sumber daya energi panas bumi, sehingga dukungan masyarakat terhadap pengembangan energi yang bersih dan terbarukan ini menguat" lanjut Bu Pri Utami.
Prof. Dr. Suratman, Wakil Rektor UGM, Ronald Korompis, Yayasan Pendidikan Lokon, dan Steven Kanouw, Wagub Sulut

Sasarannya adalah generasi muda untuk belajar, meneliti, dan bekerja atau berusaha di sektor panas bumi dan menggugah kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam pengembangan sumber daya alam pada umumnya.

Kegiatan Lainnya

Setelah itu, Pemkot juga menggelar Pawai Bocah (16/8), Pawai 17an dan Pawai Pembangunan (19/8) yang diiuti oleh sekolah, swasta dan intansi pemerintah.

Dari sekian kegiatan itu, Yayasan Pendidikan Lokon, SMP/SMA Lokon terlibat dalam beberapa kegiatan.

Festival Panas Bumi:
1. Ikut Pameran
2. Ikut Lomba Cerdas Cermat Kebumian : juara pertama

Tomohon Linow Lake
1. Lomba Lari tingkat SMA/SMP - 5 km: juara pertama tingkat SMA dan juara 5 tingkat SMP

TOF
Ikut defile Marching Band SMA lokon

Pawai 17an
Ikut Defile dan display
1. Marching Band SMP Lokon
2. Marching Band SMA Lokon

Pawai Pembangunan
Kendaraan Hias YPL

Marching Band Lokon Meriahkan TIFF2016

Parade di Pusat kota Tomohon


 Tomohon, LOSNITO - Marching Band, salah satu ekstrakulikuler unggulan SMA Lokon, tampil memukau pada gelaran Tomohon International Festival Flower (8/8/2016) dari ex-Rindam menuju ke Stadion Babae Palar Walian.



Duet kepala pelatih MB Lokon, Nimon dan Hassan asal Jakarta, berupaya keras melatih para pemain Marching Band, siang malam namun tanpa mengganggu kegiatan KBM. Dalam mengikuti TIFF kali ini, lagu-lagu ditentukan oleh panitia. "Mars Tomohon, Si Patokaan wajib ditampilkan oleh marching band dalam defile, di samping lagu yang dimiliki" ujar salah satu panitia.
Dekat Panggung Utama

Siang itu, langit Tomohon cerah. Awan putih menggantung sepanjang hari menghangatkan suasana pawai. Satu-persatu peserta pawai mulai bergerak dari depan ex-Rindam menuju ke stadion, dan tentunya berhenti di panggung utama.


"Kali ini terlalu sering berhenti pawainya lantaran di panggung utama banyak sambutan dari pejabat. tak terkecuali Megawati, presiden ke lima RI" komentar Kepsek sambil menunggu berjalanny pawai 30 kendaraan hias bunga.

Marching band Lokon mendapat urutan ke lima dibelakang float ASEAN. Atau urutan marching band ke-2. MB Lokon membawakan lagu-lagu seperti, Mars Tomohon, Diana, Si Patokaan dll.

Bersyukur, seragam MB Lokon yang dipakai adalah seragam baru kombinasi magenta dan hitam keemasan. Fashion Flower Carnival juga diikuti siswi SMA Lokon dan siswi SMP Lokon.



Pawai 17 Agustus, kembali MB Lokon tampil untuk mengikuti defile dan display menghibur warga Tomohon.

Konjen Australia dan Akbar Tanjung ke Lokon

Penyerahan Buku Charakter Building dari Yayasan Warna-Warni Jakarta

Tomohon, LOSNITO - "Senin (8/8) sekolah akan dikunjungi Konsulat Jendral Australia di Makasar, Richard Mathews, dan sebelunya juga akan datang Akbar Tanjung bersama ibu-ibu Yayasan Warna-Warni Jakarta. Itu informasi resmi yang saya terima. Sebelum menonton Tournament of Flower di pusat kota Tomohon, mereka singgah ke Lokon" ujar Kepsek SMA Lokon Stephanus I Poluan, SIP dihadapan pimpinan Yayasan.

Aula SMP Lokon


Seperti yang direncanakan, Akbar Tanjung, bekas Menteri dan petinggi Golkar bersama rombongan diterima di lobby sekitar pukul delapan pagi. Para tamu terutama para ibu-ibu mengenakan seragam putih-putih dengan hiasan bunga di kepala. "Yah, temanya bunga untuk mendukung Tournament of Flower yang sebentar siang dilaksnakan di pusat kota" kata Ibu Akbar Tanjung, selaku ketua rombongan Yayasan Warna-Warni Jakarta.

Akbar Tanjung diterima di Lobby SMA


Dari Lobby rombongan kemudian menuju aula SMP Lokon. Saat melintas di pintu gerbang para siswa dan para guru menyambut rombongan dengan tepuk tangan dan foto bersama. Tak sedikit para tamu berfoto ria dengan siswa-siswa asal Papua. Sungguh warna-warni pemandangan pagi itu.

Foto Bersama

Sambutan ke dua belah pihak dilaksanakan di aula SMP. "Kami membagikan buku-buku Karakter Building untuk menambah wawasan siswa dan guru dalam pendiidkan Karakter" ujar Ibu Akbar Tanjung sambil menyerahkan paket buku kepada Ketua Umum YPL. Bp. Daniel Korompis.

Selesai acara pertemuan dengan Akbar Tanjung dan rombongan, kembali Yayasan menerima tamu dari Konjen Australia, Richard Mathews.

Konjen Australia memberi pembekalan kepada para siswa SMA Lokon

"Siswa seharusnya dibiasakan membaca buku bahasa Inggris setiap hari. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Tanpa kebiasaan ini, siswa akan kesulitan apabila melanjutkan studinya ke Australia atau negara lain" tegas Richard Mathews di hadapan para siswa SMA Lokon.

Menyanyikan Mars SMA Lokon

Yang menjadi kendala adalah ketersediaan buku-buku bahasa Inggris sesuai dengan level kemampuan bahasa Inggrisnya. Untuk itu, pimpinan Yayasan akan mengupayakan buku-buku itu.

SMA Lokon Koleksi Prestasi 2016

Elisabeth Korwa: The Best Design Themes TIFF 2016

Tomohon, LOSNITO - Apa yang dikuatirkan banyak pihak bahwa Kurikulum k-13 menghambat prestasi siswa dalam mengikuti lomba-lomba, tak terbukti.

"Siswa yang terlibat dalam kegiatan wewakili sekolah akan mendapat perhatian khusus. Seperti mengikuti marching band, mengikuti basket dalam DBL dan lainnya" kata Kepsek Stephanus Poluan di hadapan siswa saat pelepasan tim Marching Band untuk mengikuti pawai 17 Agustus 2016, di Tomohon.

Cristofer J. Gozali: Jawara di OSP Astronomi dan Kebumian

Berikut torehan prestasi siswa-siswa SMA Lokon hingga Agustus 2016

Februari 2016
  1. Best Photografer DBL Sulut 2016 : Holly Maria Lala
  2. 2nd Journalis Competititon DBL Sulut 2016: Christina Eka prilia dan Holly Lala
  3. Juara Olimpiade Sains Tingkat Kota Tomohon : Matematika (2); Fisika (2); Biologi (1), Komputer (4); Astronomi (2); Kebumian (2); Ekonomi (1); Geografi (2)
Maret 2016
  1. Juara Olimpiade Sains Tingkat Propinsi : Cristofer J. Gozali (Astronomi)
April 2016
  1. Juara 1 ISMOC Matematika: Gabby G. Chandra
  2. Juara 1 Kompetisi Matematika UNSRAT: anggota tim - Gabby, Chang, Kelvin, Goldraug, Daniel Tandayu, Feni Mariska, Rosari LE, Audreen S Goni
Mei 2016:
  1. Juara 1 Modeling Xpressi Party: Christofel B. Pinontoan
Juni 2016 (libur semester)

Juli 2016
  1. Juara 1 Cerdas Cermat Kebumian dalam rangka Festival Panas Bumi KKN UGM:  Cristofer J. Gozali, dkk
  2. Juara 1 Tingkat SMA Lomba Lari 5km Tomohon Linow Lake: Korem Jamawe
  3. Juara 1 Duta Gigi Sehat PDGI Expo Manado 2: Christofel B. Pinontoan
Agustus 2016
  1. The Best Design Themes TIFF 2016: Elisabet Korwa
  2. Juara III Basket Putra Rex Mundi Cup 2016
  3. Juara II Tim Journalist Rex Mundi Cup : Prasye Rombe dan Kezia Wungouw
  4. Best Photographer Journalist Rex Mundi Cup 2016: Kezia Wungouw
Selamat buat para juara. Raihlah cita-cita setinggi langit!

22 April 2016

Siswa SMP dan SMA Lokon Tembus OSN 2016

Daniel Kevin Tumiwa, SMP Lokon Tomohon


Tomohon, LOSNITO - Setelah lolos mewakili OSN Tingkat Kota Tomohon, perjuangan para siswa SMP Lokon dan SMA Lokon berlanjut ke OSN Tingkat Propinsi. Dari sekian siswa yang ikut seleksi di tingkat Propinsi di Manado, berikut siswa-siswa yang tembus ke OSN tingkat Nasional.

SMP Lokon:

  • Hokman Hakati, bidang Matematika
SMA Lokon
  • Christopher J Gozali, Bidang Astronomi
  • Daniel Kevin Tumiwa, Bidang Matematika (Siswa SMP Lokon tapi mewakili SMA Lokon)

Prestasi ini sungguh membanggakan Yayasan Pendidikan Lokon di tengah persaingan antar sekolah yang semakin ketat. Di samping itu, prestasi ini memicu para guru untuk lebih intensif dalam pendampingan para siswa ke depan.

Selamat berjuang ke Tingkat Nasional!

22 Maret 2016

2 Siswa SMP Lokon Maju ke OSN Propinsi

Kiri ke Kanan: Nadia Tagara (No.2) dan  Hokman Hakati (No.4)


Tomohon, LOSNITO - Berita hasil seleksi OSN Tingkat kota Tomohon 2016, membuat Kepala Sekolah SMP Lokon, Marthin Senduk, SS, M.Si. membuat hatinya senang.

Pasalnya dua siswa SMP Lokon berhasil lolos seleksi OSN tingkat kota Tomohon. Kebetulan tempat seleksi OSN tomohon dilaksanakan di kampus SMP Lokon (5/3/2016) dan ikuti oleh siswa SMP se-Tomohon. Setiap SMP mengirim 3 pelajar untuk berkompetisi di bidang IPA, Matematika dan IPS.

Hari ini (22/3/2016) kabar gembira disampaikan oleh kepsek SMP Lokon bahwa 2 siswanya lolos ke OSN tingkat Propinsi Sulut.

"Mereka lolos passsing grade. Atas nama Hokman Hakati untuk bidang Matematika dan Nadia Tagara untuk bidang IPA" kata Marthin Senduk.

'Hari ini, Daniel Kevin Tumiwa, kleas 9 SMP Lokon sedang berjuang untuk OSN Tingkat Propinsi di bidang Matematika. Doakan agar siswa kami berhasil ke OSN Tingkat Nasional" lanjut Kepsek SMP Lokon.

Daniel Kevin Tumiwa


Selamat buat Nadia nagara dan Hokman Hakati.

19 Maret 2016

No Narkoba, Pendidikan Yes! BNN di SMP Lokon

Kombes Pol Drs. Sumirat D, M.Si, No Narkoba, Pendidikan Yes
Tomohon, LOSNITO - “Apapun makanan dan minumannya, kalau asupan itu tidak ada fungsi atau gunanya bagi tubuh kita, sebaiknya jangan dikonsumsi”, simpul Kombes Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si, Kepala BNNP Sulawesi Utara, mengakhiri ceramahnya di depan para siswa kelas 7 dan kelas 8 SMP Lokon, Jumat siang (18/3/2016).

“Sekarang ini BNN telah mengidentifikasi 41 Narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang beredar di Indonesia. Tiga jenis baru yang terakhir ditemukan adalah AB-PINACA, THJ-2201 dan THJ-018. Ketiga jenis narkotika baru itu berasal dari tembakau yang telah dicampur dengan narkoba sintetis. Jika dikonsumsi akan menimbulkan efek halusinasi, efek cannabinoid dan toxic” tegas Kombes Sumirat di hadapan para siswa.


Untuk lebih jelasnya, para siswa diajak menonton video tentang bagaimana reaksi tikus-ikus putih apabila diberi narkoba. Dalam video singkat itu, tikus-tikus itu yang biasanya menghafal jalan pulangnya, ternyata hanya berputar-putar tak tidak tahu arah pulang. Bahkan tikus itu menjadi binatang yang suka berkelahi dengan tikus lainnya. Anaknya pun tidak dikenalinya lagi, justru dimangsa. Tingkah lakunya pun tidak waras dengan posisi jungkir balik tidak karuan.


“Nah, itu narkoba yang diujicobakan pada seekor tikus. Bisa dibayangkan bagaimana dengan manusia. Pasti akan terjadi disorientasi pada pikiran akibat otaknya rusak. Caba lihat gambar ini, tulang-tulang pada jarinya rusak, pita tenggorokannya juga rusak. Ini akibat dari Narkoba. Parah bukan?” lanjut Pak Sumirat dengan tegasnya di hadapan para siswa.

Berdasarkan survey dari LIT BNN dan PUSLITKES-UI pada tahun2014, ditengarai jumlah penyalahguna Narkoba di Indonesia berjumlah 5,1 juta atau 2,8% jumlah penduduk Indonesia. Dari jumlah itu, 39% adalah pengguna narkoba yang coba pakai dan terima pakai (37%). Dari data tersebut, di Sulut berada di rangking 5 dengan jumlah pemakai 42.867 orang.





“Hati-hati kalau kalian diberi cookies, coklat atau dodol. Karena bentuk ganja yang siap edar sekarang seperti makanan ringan, selain daun ganja, ganja kering berbungkus kertas dan linting rokok ganja. Barusan tadi saya ambil botol air mineral di meja. Kalau rasa airnya tidak tawar, jangan diminum. Bisa jadi sudah dicampur dengan narkoba sehingga rasa airnya pahit, asam, manis atau rasa lain yang bukan tawar. Sudah ada kasus narkoba dengan modus operandi menggunakan botol air mineral sehingga bagi yang minum langsung pusing dan fly” lanjut Kepala BNNP Sulut dengan suaranya yang memikat.

Ketika acara tanya jawab tiba, banyak murid yang bertanya. Pertanyaan yang disampaikan sebagaian besar mengulang apa yang dikatakan oleh narasumber sehingga perlu peneguhan dan contoh-contoh konkrit. Ada salah satu siswa yang bertanya tentang kebiasaan merokok dan minuman keras.

“Merokok dan  minum alkohol adalah pintu gerbang penyalahgunaan narkoba. Karena itu, kalian semua jangan merokok dan minum minuman beralkohol. Selain merokok berakibat rusaknya paru-paru, kebiasaan itu bisa mendorong orang untuk menjadi pengguna narkoba. Lebih baik kalian menjaga agar otak kalian bersih dan tidak rusak akibat narkoba dan memikirkan masa depan dengan baik” jawab Pak Sumirat atas pertanyaan para siswa.

Penempelan sticker “Stop Narkoba” di kaca TU yang letaknya di dekat pintu gerbang sekolah bersama Kepala Sekolah SMP Lokon, Marthin Senduk, SS, M.Si menjadi penutup acara sosialisasi Narkoba di hadapan para siswa SMP Lokon.



“Peredaran narkoba itu seperti penjahat yang tidak tampak. Siluman yang membunuh generasi muda dengan lihainya” lanjut Pak Sumirat pada saat makan siang bersama.
Terkait dengan rencana peningkatan status BNN setara dengan Kementerian, beliau hanya menjawab singkat bahwa wacana itu sudah lama diusulkan, namun waktu itu Bapak Jendral Gories Mere tidak sependapat karena akan berakibat pada tambahnya personil dan negara harus siap dengan menanggung biaya yang tinggi.

Kalau Presiden Jokowi meminta pemberantasan narkoba dilakukan lebih dahsyat lagi, berarti masalah teritorial, biaya dan personil sudah terpikirkan secara sistematis dan bijak. Jika demikian, apa salahnya meningkatkan status BNN setara Kementerian.
Narkoba No, Pendidikan Yes!